Pertemuan 12 analisis sintaksis
Analisis Sintaksis atau Sintaks
Analisis sintak lebih sering disebut penguraian (parsing). Tujuan utama dari
analisis sintak adalah memeriksa apakah urutan token-token yang dihasilkan
sesuai dengan tata bahasa dari bahasa yang bersangkutan. Misalnya bahasa C
mengenal kalimat: jumlah++; yang berarti menaikkan harga variabel jumlah dengan
angka satu. Tetapi kalimat di atas akan salah jika dikompilasi dengan
kompilator bahasa Pascal, karena tidak sesuai dengan tata bahasa Pascal.
Dalam analisis sintak, tata bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan aturan
sintak suatu bahasa disebut tata bahasa bebas konteks (Context Free Grammar).
Tata bahasa ini memiliki empat komponen penting yaitu himpunan simbol terminal,
himpunan non-terminal, himpunan produksi dan simbol awal. Dalam bahasa pemrograman,
yang disebut terminal adalah token. Contoh terminal adalah token. Contoh token
misalnya kata kunci (keyword) if, while, dan identifier serta bilangan.
Berdasarkan rule dibagi 4 (Noam Chomsky)
3-RegulerGrammar
2-Context-Sensitive Grammar
1-Context-Sensitive Grammar
0- Unrestricted Grammar
Grammar adalah sebuah string diterima oleh grammar, jika simbol awal dapat diturunkan dengan menggunakan 0 atau lebih rule sehingga menghasilkan string tersebut
Pohon sintaks merupakan suatu graf terhubung tidak sirkuler yang memiliki satu simpul (node/akar) dan memiliki lintasan ke setiao simpul akhir (daun)
Komentar
Posting Komentar